Terlalu semangat, overloud, dan Jeleknya setting sound system masjid mempengaruhi betahnya pengunjung

Posted on Agustus 11, 2011. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , , , , , |

Sebelum membaca lebih jauh, perlu diketahui bahwa gaya penulisan saya adalah “beat around the bush” alias muter muter dulu baru ke pemikiran utama, singkatnya adalah induktif. Selamat membaca.

Di bulan Ramadan tahun 2011 ini tentunya tidak jauh beda dari bulan-bula ramadhan sebelumya yaitu meningkatnya quantitas pembaca Al-qur’an khususnya di masjid masjid. Acap kali ada anggapan bahwa pada hari hari awal ramadhan, orang orang pada aktif meramaikan masjid dengan segala kegiatannya dari tadarus hingga pengajian kitab kitab tertentu. Namun, pada hari hari berikutnya, orang orang cenderung menurun tingkat keaktifannya dalam mengikuti kegiatan kegiatan ramadhan di masjid masjid. Contoh yang paling banyak diketahui adalah menurunnya jumlah jamaah sholat tarawih. Sebagai orang yang bijak, tentunya kita tidak semata mata mengklaim bahwa menurunnya jumlah jamaah tarawih di masjid masjid itu dipengaruhi oleh menurunnya tingkat ketaatan beribadah orang orang di sekitar masjid itu, karena bisa jadi penyebabnya adalah orang orang yang tinggal di sekitar masjid itu adalah orang orang pendatang, yang pada hari hari mendekati akhir ramadhan, biasanya mereka pada mudik ke kampung halaman masing masing. Hal ini bisa dilihat di masjid masjid di sekitar kampus yang mulai banyak ditinggalkan oleh para jamaahnya yaitu mahasiswa.

Bagi saya, kegiatan ibadah yang paling membuat saya begitu menikmati adalah membaca Al-qur’an. Ketika membacanya, saya merasakan ketenangan yang luar biasa. Tetapi sayangnya, ada dari kepribadian saya yang berbeda dari kepribadian dan pola pikir orang lain. Saya memang gemar membaca Al-qur’an, tetapi saya membacanya untuk diri saya sendiri, bukan kemudian ikut berpartisipasi tadarus. Saya sangat senang membaca Al-qur’an dengan suara nyaring atau keras, karena dengan membacanya dengan nyaring dan keras, seolah ada kemistri khusus yang menyelimuti diri saya, saya seperti berada di angkasa. Anehnya, meskipun saya suka membaca nyaring, saya tidak suka menggunakan microphone dan loud speaker seperti di masjid masjid. Ini memang agak aneh, tapi sekali lagi saya tekankan, saya tidak suka diekspose untuk kegiatan yang satu ini. Dalam hal yang satu ini, saya kebetulan satu visi dengan visi ibu saya. Ibu saya sering bilang “jangan suka pamer”. Ibu saya sangat membenci orang orang yang over-acting! ibu saya sangat tidak suka akan remaja remaja yang suka mempamerkan kebolehannya dengan menggunakan kedok kealiman yang seolah olah itu adalah kepentingan religi.

Hampir senada dengan yang saya rasakan, tetapi salah satu alasan mengapa saya tidak suka mengaji menggunakan loudspeaker adalah sebuah alasan historis dari daerah asal saya di mana saya menghabiskan separuh masa kecil saya. Waktu kecil, saya tinggal di lingkungan pesantren yang otomatis saya bergaul dengan para santrinya. Banyak sekali kegiatan yang saya ikuti mulai dari mengaji Al-qur’an hingga Diba’an. Dulu saya senang sekali ikut acara Diba’an (pujian untuk Rosulullah SAW), saya begitu menikmati setiap nada nadanya. Tetepi karena beberapa kejadian yang sepertinya sudah menjadi budaya tersembunyi, para santri itu berlomba lomba menyerukan betapa bagusnya suara mereka ketika  melagukan syair syair pujian tersebut dengan tujuan tersembunyi yaitu menarik perhatian para santriwati. Beberapa ustadz juga sempat meremehkan saya dengan mengatakan “suaranya si itu lho buagus, suaramu itu gak cocok, saking bagusnya suaranya si itu, para santriwati pada kesengsem”. Meskipun waktu itu saya masih kecil, dan sama sekali belum ada ketertarikan kepada lawan jenis, saya marah dalam hati karena ternyata semua usaha mereka itu diboncengi oleh tujuan terselubung yang bagi saya sama sekali tidak mulia. Okelah bahwa datangnya pujian pujian itu adalah konsekwensi dari keterampilanyang dimiliki, tetapi hati saya sekasar dan sekeras batu, could not be helped, saya menyatakan tidak akan ikut ikutan pamer kemampuan yang mengatasnamakan religi (sok alim). Ibu saya pun selalau berpesan supaya tidak ikut ikutan budaya semacam itu, kalau mau ngaji ya ngaji aja, tapi jangan ada niatan pamer.

Sampai saat ini, membaca Al-qur’an adalah salah satu kegemaran saya, meskipun kenyataannya frequensinya tidak selalu stabil, maklumlah, seperti kata ustadz bahwa iman manusia itu naik turun.

Nah sekarang baru saatnya menuju pembahasan utama. Ketika saya pindah ke Surabaya demi pekerjaan baru saya yaitu mengajar di PENS-ITS, saya mulai beradaptasi dengan kehidupan setempat. Kebetulan hari pertama saya di Surabaya menepati hari pertama ramadhan 2011. Saya mulai mencari cari masjid yang cocok dengan selera saya untuk sholat tarawih yaitu yang 23 rakaat termasuk witir. Saya jajaki dari masjid ke masjid mulai dari yang 11 rakaat hingga kemudian menemukan masjid besar baru yang menawarkan jamaah tarawih 23 rakaat. Tujuan saya selain sholat tarawih tentunya adalah supaya saya bisa menghabiskan waktu di masjid tersebut dengan membaca Al-qur’an. Saya tidak bisa membaca Al-qur’an di kos, karena tentunya akan mengganggu penghuni kos yang lain, mengingat kalau membaca Al-qur’an saya harus membacanya dengan nyaring untuk kepuasan diri saya sendiri (bukan untuk pamer).

Di masjid pilihan saya ini saya sangat senang karena lokasinya berdekatan dengan lapak lapak penjual nasi tempe penyet. Jadi jadwalnya adalah, sepulang dari kantor, langsung mandi, lalu buka buka puasa cukup dengan minum air putih, sholat magrib, lalu berangkat ke masjid. Motor diparkir di halaman masjid, kemudian keluar masjid sejenak untuk hunting penyet tempe. Sesudah perut kenyang dan agak kepedesan akibat sambel penyet tempe, saya segera mengambil wudhu dan mulai membaca Al-qur’an hingga datang adzan isyak, lalu disusul sholat tarawih. Setelah tarawih saya akan tetap di masjid guna melanjutkan membaca Al-qur’an.

Awalnya (waktu sebelum isya’) saya mengaji dengan gembira, karena masjid yang luas, dibalut marmer dingin yang menepis panasnya udara Surabaya. Namun, ketika adzan isyak mulai dikumandangkan, telinga saya seperti ditusuk tusuk oleh suara/sound system yang begitu nyaring, memekakkan telinga. Saya sendiri bertanya-tanya, apakah hanya saya saja yang merasa bahwa soundnya terlalu keras, karena saya melihat beberapa orang lain nampak biasa biasa saja. Ketika sholat isyak dimulai, sang imam membaca surat demi surat, dan ternyata suaranya sangat lembut, enak, dan tidak memekakkan telinga. Ketika sholat witir selesai, seseorang mengambil alih microhone yang diguanakan oleh imam, dia mulai melantunkan pujian pujian, beberapa anak anak kecil setempat yang sepertinya sudah terlatih dengan bacaan pujian pujian itu pun turut andil. Telinga saya kembali seperti dibentak bentak, pasalnya kali ini suaranya amat sangat memekakkan telinga. Saya ingin segera melanjutkan membaca Al-qur’an, tetapi akan sangat tidak pantas kalau saya membacanya tepat di tempat duduk saya yaitu di barisan sof depan dekat dengan gerombolan orang orang dan anak anak tadi yang begitu semangatnya menjerit dan melengking suaranya.

Saya kemudian pindah ke bagian lain di masjid, tapi nasib justru malang, di koridor lain itu justru terinstal sound yang begitu besar dan suaranya jauh lebih memekakan telinga. Saya berusaha pindah ke koridor lain, tetap saja demikian. Karena saya malu dilihat orang orang karena mondar mandir pindah pindah termpat, saya kemudian stay di tempat kedua yang ternyata sama sama terlalu keras sound yang dikeluarkan. Suara dari mulut saya beradu dengan suara melengking dari sound system.

Sedikit banyak saya ini mengerti urusan audio. Ketika masalah ini menimpa saya, saya mencoba menganalisa dengan membanding bandingkan satu dengan lainnya. Di Masjidil Haram Makkah, speaker terpasang hampir di setiap pilar masjid, sehingga suara terdengar di mana mana. Namun demikian, suara yang dihasilkan begitu mendamaikan, sama sekali tidak memekakkan telinga. Sementara di masjid ini, speaker nya hanya beberapa saja tetapi suaranya begitu mengganggu. Kedua, ketika tadi sang imam menggunakan mic nya, suara yang dihasilkan begitu halus. Jadi kesimpulan sementara yang saya ambil adalah bahwa bagus dan jeleknya audio masjid dipengaruhi oleh kecanggihan teknology yang dipakai. Masjid Al Haram tentunya menggunakan sound system yang sangat canggih, sedangkan di masjid ini ala kadarnya. Lalu, si teknik menggunakan mic juga berpengaruh. Hal ini terbukti pada perbedaan efek yang ditimbulkan antara si imam dan si orang dan anak anak yang saya sebut tadi.

Saya juga kemudian teringat akan permasalahan sosial yang ditimbulkan oleh kejadian semacam di atas. Tetapi, karena saat ini saya sudah capek menulis, permasalahan sosial tersebut akan saya bahas di kesempatan berikutnya di postingan yang berbeda.

Alhasil, saya tetap bertahan mengaji di masjid itu, dengan menjalankan metode yang agak ampuh tapi agak memalukan yaitu dengan menjadikan sajadah tebal saya menjadi semacam kerudung demi mengurangi hantama lengkingan suara dangan kadar trebble yang tinggi tersebut.

Terimakasih, Salam.

Aliv Faizal Muhammad

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Masalah dan solusi Guitar Rig 4 tidak mengeluarkan/keluar bunyi/suara

Posted on Juli 27, 2011. Filed under: Belajar Musik | Tag:, , , |

Banyak sekali yang nyasar ke blog ini dengan kata kunci tentang mengapa guitar rig 4 tidak bisa mengeluarkan bunyi. Ini merupakan masalah lanjutan dari guitar rig 4 setalah masalah pertama yaitu suara yang terlambat keluar yang bisa diatasi dengan menginstal driver asio4all. Untuk mendownload driver asio4all, cari saja lewat google, mudah kok.

Nah, mari kita kembali ke pokok bahasan posting ini yaitu bagaimana mengatasi masalah suara yang tidak keluar ketika menggunakan guitar rig 4. Mungkin ada beberapa masalah yang lain mengenai masalah ini, tetapi sepengatahuan saya, penyebab paling crusial dalam masalah ini adalah konflik antara driver asio dan driver bawaan laptop (biasanya realtek). Jika driver realtek masih aktif, asio tidak akan berfungsi di guitar rig yang kemudian menyebabkan suara gitar dan efeknya tidak keluar. Maka, supaya bisa keluar suaranya, driver yang dari realtek (bawaan laptop) harus dinonaktifkan (disable). Caranya adalah:

1. anda masuk ke control panel, dan carilah hardware and sound, lalu ke sound. Buka, lalu pada tab recording disable semua peralatannya:

Langkah diatas adalah untuk mendisable input dari realtek, supaya asio bisa menghandel inputnya.

2. buka bagian tab playback, lalu buka speakernya (double click) pastikan Realtek HD audionya lebih besar, sedangkan microphone dan pink in nya harus dikecilkan sampai sekecil kecilnya (0) ini supaya suaranya tidak mengganggu suara efek dari guitar rig. Lihat gambar berikut:

Untuk menaikkan suara outputnya nanti supaya bisa terdengar nyaring, juga bisa lewat sound control di pojok kanan bawah, seperti berikut ini:

(langkah ini adalah sebelum speakernya didisable (langkah 3) )

3. berikutnya adalah mendisable speaker nya yang ada di tab playback. Tadi memang sebelum didisable, level dari speaker nya diatur seperti langkah nomor 2, baru kemudian langkah ke 3 yaitu didisable (nonaktifkan), lihat gambar berikut:

4. kemudian anda buka guitar rig 4 nya. Buka tab File, lalu ke Audio and Midi Settings, pastikan drivernya Asio, lalu atur input dan outputnya di tab Routing sesuai gambar berikut ini.

Nah dari sini semestinya Guitar rig 4 anda sudah bisa memunculkan suara. Jika ada pertanyaan lagi silakan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat. Salam.

kalau mau download softwarenya, ada di sini: Music Production SOftware, semuanya full version.

Aliv Faizal Muhammad
Sumber Tutorial gitar:

http://eduguitar.com/

Untuk lebih banyak tentang guitar rig 5, kunjungi:

http://musisi.org/

PROMOSI …..

BUKU BARU BAGI PECINTA MUSIK DIGITAL
“AUDIO MASTERING”
Mengulas dasar-dasar Audio Mastering dengan menggunakan Software.

Audio Mastering kita butuhkan sebagai akhir dari proses pembuatan lagu. Di dalam buku ini diuraikan dasar-dasar Mastering sebuah lagu dengan hanya menggunakan Software. Sehingga memungkinkan kita untuk bekerja lebih fleksibel. Disertai dengan gambar-gambar yang membuat proses belajar kita menjadi lebih mudah.

Berisi :
– Pengertian Audio Mastering

– Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Mastering

– Memulai Melakukan Audio Mastering

– Step by Step Audio Mastering Dengan Menggunakan Software

E-Book tebal 27 halaman harga Rp. 15.000,-

Berminat? Silahkan kontak 081 2302 1665 (Eko)

nb :: Contoh dalam buku ini menggunakan software Cubase, tetapi bisa diaplikasikan di DAW yang lain.

Audio Mastering Dengan Cubase, Audio Mastering With Cubase

Audio Mastering Dengan Cubase, Audio Mastering With Cubase

Belajar Bahasa Inggris dengan bahasa Pengantar Bahasa Indonesia

Belajar Bahasa Inggris dengan bahasa Pengantar Bahasa Indonesia

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 133 so far )

Pentingnya mengerti tata bahasa

Posted on Juli 3, 2011. Filed under: Bahasa Inggris | Tag:, , , , , , |

Mengerti tata bahasa adalah penting. Tanpa mengerti tata bahasa yang baik, kalimat yang kita susun tidak bisa dipahami, menyebabkan salah paham, dan bahkan bikin orang tertawa… ha ha ha.. :D. Saya menulis postingan ini gara gara mebaca postingan idm portable. nah, komentar salah satu pengunjung yang komentarnya itu sangat menggelikan bagi saya. Usut punya usut, kalimat tersebut menggunakan ungkapan yang tidak pas. ini dia :

 

hati@ dengan windows 7…….
Saya pake windows seven di laptop acer 4530 setelah 2bulan speker kiri laptop saya mati…… begitu juga dengan teman saya.

 

komentar tersebut oleh “xXx” (bukan samaran) . kalau mau lihat aslinya, silakan kunjungi: http://darkbite.wordpress.com/portable-idm/

Dalam bahasa inggris, biasanya perbandingan harus sesuai. misal:

1. My car is bigger than your car (benar)

2. My car is bigger than yours (benar)

3. My car is bigger than you (salah)

 

Pada kalimat 1 dan 2, yang dibandingkan adalah antara mobil dengan mobil, yaitu mobil saya dan mobil anda (equal). pada kalimat kedua “your car” diwakili dengan “yours” yang artinya adalah “mobil mu”. Dengan demikian kalimat 1 dan 2 logis. tetapi kalimat ketiga tidaklah sebanding karena yang dibandingkan adalah “My car” dengan “you” .

 

secara semantik, jika makna yang dikehendaki adalah “mobil saya ukurannya lebih besar dari tubuh kamu” maka kalimat “My car is bigger than you” itu benar secara makna dan tatabahasa. istilahnya adalah semantically and grammatically correct. tapi jika makna yang dikehendaki adalah “mobilku lebih besar daripada mobilmu” maka “My car is bigger than you” adalah salah secara grammatical. maka sebutannya adalah “grammatically ill”.

 

nah, apa hubungannya dengan potongan komentar pengunjung blog darkbite di atas?

 

speker kiri laptop saya mati…… begitu juga dengan teman saya.

si penulis membandingkan “speaker kiri laptop” dengan ” teman saya” yang dalam susuannya sama sama menyandang predikat “mati” 😀 berarti TEMANNYA JUGA IKUT MATI” 😀 😀 ha ha ha…

mestinya diubah menjadi

speker kiri laptop saya mati…… begitu juga dengan “speaker milik” teman saya.

simak contoh dalam bahasa inggris.

I was here, so was john.

saya (kemaren) di sini, begitu juga dengan john

saya <=> john

Nah, dengan demikian penting sekali bagi kita untuk mengerti tata bahasa. GRAMMAR itu penting! makanya jangan takut, tapi harus bisa!

semoga menberi pencerahan dan tambahan wawasan. bagi yang tidak paham atau malah tambah bingung, saya mohon maaf, karena sebenarnya saya lagi males nulis, sehingga banyak poin poin yang masih saya sembunyikan.

 

Aliv Faizal Muammad

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 14 so far )

Habit in the past

Posted on Mei 16, 2011. Filed under: Bahasa Inggris | Tag:, , , |

Category ini seterusnya akan saya gunakan sebagai media mengamalkan pengetahuan bahasa Inggris saya. Semoga memberikan manfaat. Amien..

Meskipun nantinya postingnya tidak berurutan, saya harapkan pembaca bisa mencari sendiri materi sesuai kebutuhannya. Baiklah, saya mulai dari:

HABIT IN THE PAST “used to”

Habit in the past atau kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia adalah kebiasaan masa lalu. Kebiasaan masa lalu berarti kebiasaan yang tidak pernah dilakukan lagi pada masa sekarang. Misalkan seseorang di masa lalu katakanlah di masa kecilnya memiliki kebiasaan berenang di sungai, namun sekarang karena sudah dewasa dia tidak lagi melakukan kegiatan berenang di sungai tersebut. Ketika mengungkapkan dengan bahasa Indonesia biasanya adalah “saya dulu sering berenang di sungai (sekarang tidak lagi)”. Maka, ketika mengungkapkannya dalam bahasa Inggris formal adalah dengan komposisi berikut:

1. S + used to + V1 (original)

contoh: I used to swim in the river

atau dengan:

2. S + be (past) + used to + Verb -ing

contoh: I was used to swimming in the river

kedua bentuk ungkapan tersebut memiliki makna yang sama. Yang perlu di catat adalah:

1. bentuknya selalu menggunakan “used to” tidak pernah dalam bentuk “used to”

Dari beberapa buku English Grammar yang saya baca, ada bentuk lain yaitu:

3. S + be (present) + used to + Verb -ing

contoh: I am used to fixing motor cycle.

Khusus untuk bentuk yang ke-3 di atas, maknanya kurang lebih adalah “saya memiliki kemampuan/skill memperbaiki sepeda motor. Jadi, meskipun anda tidak setiap hari memperbaiki sepeda motor rusak, sewaktu waktu anda masih bisa melakukannya. Dengan kata lain, nomor 3 adalah kebiasaan masa lalu yang masih bisa dilaksanakan pada masa sekarang. Biasanya, contoh nomor 3 ini digunakan untuk mengungkapkan kemampuan/skill.

Berikut adalah implementasi pengetahuan tentang habit in the past pada soal TOEFL:

Jane, along with her friends, used to visiting that dangerous lake. (incorrect)

Jane, along with her friends, use to visit that dangerous lake. (incorrect)

Jane, along with her friends, uses to visiting that dangerous lake. (incorrect)

Jane, along with her friends, used to visits that dangerous lake. (incorrect)

bentuk di atas adalah incorrect alias salah, kemungkinan benar adalah:

Jane, along with her friends, was used to visiting that dangerous lake (correct)

atau

Jane, along with her friends, used to visit that dangerous lake (correct)

Terimakasih, demikian pelajaran Habit in the past. semoga bermanfaat, kritik dan saran anda sangat diterima.

Aliv Faizal Muhammad

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Kepada si pencuri laptopku A-note centurion compal fl30/fl31

Posted on Februari 4, 2011. Filed under: CURHAT | Tag:, , , , , , |

Pencuri laptopku A-note centurion compal fl30/fl31 pasti mengunjungi blog ku ini demi mendapatkan driver nya kala dia menginstall ulang tuh laptop. Aku sangat yakin dia mengunjungi blog ini. Mungkin aku dibilang terlalu PD, tapi aku rasa itu wajar, karena untuk mencari driver tuh jenis laptop, kebanyakan orang nyasar di blog ini karena blog ini terdapat link untuk mendownload semua driver laptop keluaran compal, termasuk fl30/fl31. Dengan demikian, besar kemungkinan si pencuri mengunjungi blog ini.

Meskipun tuh laptop udah butut, tapi kenyataannya laptop itu sudah menghasilkan banyak uang untukku, mulai dari design website, jasa design grafis, pembuatan skripsi/thesis, pembuatan soal dan lainnya. Dari laptop tersebut juga telah lahir banyak syair syair lagu ku, juga beberapa cerpen.

saya pikir, cerita kronologi hilangnya laptop itu tidak perlu diceritakan.

kepada si pencuri : “semoga hidup anda menyenangkan..”

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 6 so far )

Perjalanan ibadah umrah bersama Nurush Shobah

Posted on Mei 19, 2010. Filed under: Agama & Rohani | Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Bagi anda yang berniat melaksanakan ibadah Umrah, bisa menghubungi Nurush Shobah melalui blog ini. Anda bisa menghubungi Bpk. H. Moh. Ektono, S.Pd, SH, M.H. (hp) 081326462889 atau (XL) 087833256489

PASTIKAN ANDA AKAN BERANGKAT UMRAH DENGAN HARGA MURAH DAN PELAYANAN YANG PRIMA, INSYAALLAH MEMUSAKAN.

Di atas adalah Photo Rombongan Umrah Nurush Shobah. Berikut adalah Jadwal dan Kegiatan selama Tour Ibadah Umrah.

HARI 1 : SEMARANG – JAKARTA – MADINAH / 19 Maret 2009
Pk. 08.00                  : Diharapkan para jama’ah telah tiba di Bandara Juanda
Pk. 09.20 – 10.20 : Penerbangan dari Semarang menuju Jakarta
Pk. 13.20 – 18.30 : Penerbangan dari Jakarta menuju Madinah
Setelah pemeriksaan Imigrasi, kita lanjutkan perjalanan menggunakan Bus menuju Madinah. Setiba di Madinah Check in hotel dan istirahat

HARI 2 : MADINAH / 20 Maret 2009
Setelah sholat Shubuh dan makan pagi di hotel, kita akan ziarah ke Makam Rasulullah dan sahabat Nabi Abu Bakar dan Umar serta memperbanyak ibadah di Raudah di dalam Masjid Nabawi. Kesempatan untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT,
Setelah makan siang, acara bebas kesempatan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi.

HARI 3 : MADINAH / 21 Maret 2009

Setelah sholat Shubuh dan makan pagi di hotel, ziarah mengunjungi :
MASJID QUBA, Masjid pertama yang dibangun oleh Rosulullah ketika pertama kali memasuki kota Madinah pada waktu Hijrah. Diharapkan seluruh jama’ah telah berwudhu dari hotel agar mendapat pahala satu Umrah.
MASJID QIBLATAIN / Masjid dua kiblat di masjid ini Rosulullah SAW mendapatkan wahyu untuk menghadapkan wajah ke Ka’ bah sebagai Qiblat dimana sebelumnya Qiblat orang – orang Sholat adalah Masjidil Aqso.
JABAL UHUD, Tempat pemakaman Suhada perang Uhud antara lain Paman Rasulullah SAW, Sayyidina Hamzah dll. Dalam menghadapi perang inilah Rosulullah SAW terluka terkena panah. Semua kaum Muslimin memenangkan peperangan, tetapi karena rebutan harta rampasan perang akhirnya berbalik di menangkan oleh kaum Kafir Quraish.
MASJID TUJUH / KHANDAK, Sesungguhnya yang dikenal sebagai masjid ditempat itu adalah pos pertahanan Rosulullah dan para sahabat ketika perang Khandak. Basis pertahanan kaum Muslim menghadapi penyerangan kaum Quraish dari Mekkah.
KEBUN KURMA, Merupakan tempat untuk berbelanja kurma langsung di kebunnya di sini dijual juga berbagai oleh – oleh untuk rekan & keluarga.
kita akan ziarah ke Makam Rasulullah dan sahabat Nabi Abu Bakar dan Umar serta memperbanyak ibadah di Raudah di dalam Masjid Nabawi. Kesempatan untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT,

HARI 4 : MADINAH / 22 Maret 2009
Sholat Subuh berjama’ah di Masjid Nabawi dilanjutkan acara bebas

HARI 5 : MADINAH – MEKKAH / 23 Maret 2009
Sholat Subuh berjama’ah di Masjid Nabawi dilanjutkan acara bebas dapat diisi dengan persiapan untuk melaksanakan Ibadah Umrah ( Mandi Ihram ).
– Sebelum Sholat Dzuhur koper & Barang – barang sudah siap di depan pintu kamar masing – masing.
– Usai santap siang kita Check out dari hotel untuk selanjutnya menuju Makkah menggunakan Bus dan kita akan mengambil Miqod di Masjid Bir Ali.
Malam hari diharapkan telah tiba Madinah untuk memulai melaksanakan Ritual Ibadah Umrah ( Tawaf, Sa’I dan Tahalul )

HARI 6 : M E K K A H / 24 Maret 2009
Sholat Subuh berjamaah di Masjidil Haram. Dilanjutkan santap pagi dan acara bebas dapat di isi dengan memperbanyak Ibadah di Masjidi Haram dan Malam hari kita dapat isi dengan melaksanakan UMRAH SUNAH

HARI 7 : M E K K A H / 25 Maret 2009
Sholat Subuh berjamaah di Masjidil Haram. Dilanjutkan santap pagi dan ziarah mengunjungi beberapa tempat sejarah antara lain :
Jabal Nur, Tempat letaknya Gua Hiro waktu pertama kali Rasullullah SAW menerima wahyu pertama.
Jabal Tsur, Tempat Rasullullah SAW bersembunyi dari kejaran kaum Kafir ketika mau Hijjrah ke Madinah.
Padang Arafah, Tempat wukufnya seluruh jama’ah Haji tgl 09 Dzulhijjah.
Jabal Rahmah, Tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa setelah terusir dari surga.
Mina, Tempat pelontaran Jumroh Jama’ah Haji pada hari – hari Tasrik

HARI 8 : MEKKAH – JEDDAH – JAKARTA / 26 Maret 2009
Sholat subuh berjamaah di Masjidil Haram. dilanjutkan dengan santap pagi dan acara bebas sambil mempersiapkan check out dari hotel. Setelah Sholat Dhuhur kita Thowaf Wada’, dilanjutkan perjalanan ke Jeddah UNTUK City Tour mengunjungi KOMPLEK ISTANA RAJA FATH, LAUT MERAH dan MASJID TERAPUNG terakhir kita Shooping di BALAD
Sore hari kita lanjutkan perjalanan menuju Airport untuk kembali ke Tanah Air
Pk. 20.00 : Terbang dari Jeddah menuju Jakarta

HARI 9 : JAKARTA –JUANDA / 27 Maret 2009
Pk.11.00 : Diharapkan kita akan telah tiba di Jakarta, sejenak transit
dan pindah terminal
Pk.15.00 – 16.00 : Penerbangan dari Jakarta menujuJuanda

Demikian Rincian kegiatan berdasar Fixed schedule dari Nurush Shobah. Tentang detail kegiatan dan beberapa ulasan dari masing masing kegiatan dan object akan dibahas di bab lain.

Terima Kasih

Aliv Faizal Muhammad

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Test Menggunakan Windows Live Writer

Posted on Desember 26, 2009. Filed under: Internet | Tag:, |

kata orang begitu mudah dan nyaman menulis di blog menggunakan Windows Live Writer. nah sekarang saatnya menjajal kehebatan software ini. test mengetik sudah selesai, sekarang kita lanjutkan pemasangan photo:

DSCI1614

yes, photo sudah tertempel, sekarang apa lagi ya..m…oh ya.. hyperlink:

ini juga bagia penting dalam penulisan blog, test yuk insert hyperlinknya:

klik di sini — link menuju blog andalan

sekarang test insert emoticon

pizza sekali lagi car yes, kalo yang ini smile_devil mantap, yang lainnya heart jos, yang baru datang present oke punya, sudah terbukti mantap..

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

3 fase kritis Blogger pemula

Posted on Desember 12, 2008. Filed under: Internet | Tag:, , , , , , , , |

Aliv faizal muhammad says:

Akhir-akhir ini kegiatan blogging sudah merambah luas dikalangan pengguna internet di Indonesia. Mereka yang sudah lama dan berpengalaman di dunia tulis jurnal dunia maya ini sudah mencapai taraf menulis di blog untuk menghasilkan uang. Namun, bagi para pemula yang masih coba coba biasanya asal daftar aja entah itu di Blogger, Multiply, WordPress atau situs penyedia blog gratis lainnya.

Awalnya para blogger pemula suka ganti ganti alamat blog. Banyak hal yang menyebabkannya, diantaranya adalah:

1. Belum adanya komitmen yang jelas untuk blogging.
Hanya sekedar mencoba ikut ikutan nulis di blog yang notabene lagi ngetrend baik di kalangan anak anak, tua, dan remaja. Rasanya kurang gaul dan tidak mengikuti perkembangan masa kini jika tidak punya blog. Hasilnya ya angin anginan, maksudnya akan mudah goyah karena beberapa hal seperti pada point ke 2 dan seterusnya di bawah ini.

2. Merasa kurang nyaman dengan design tampilan blog yang sudah ia pakai.
Seperti saya pada saat pertama kali ngeblog. Begitu mendengar kata kata blog dan segala tentang sepak terjangnya, aku langsung ketik blog.com di address bar internet explorer. Keluarlah blog.com, padahal aku juga belum pernah tahu sebelumnya. Aku baca baca informasi di dalamnya, lalu tanpa pikir panjang klik Sign Up. Kemudian aku segera memposting tulisan pertamaku di blog.com, waktu itu beberapa cerpen buatanku. Setelah selesai aku buka di browser kesan pertama begitu menggoda, puas!, namun setelah beberapa saat berlalu aku mulai mendapati bahwa tampilan halaman blog ini kok kurang asyik dibandingkan dengan blog blog orang lain. Nah karena bosah dengan tampilannya bosan pula postingnya. Alhasil libur selama beberapa bulan.

3. Tidak begitu mengerti settings pada panel peyedia blog.
Bagi para pemula biasanya cukup susah untuk beradaptasi dengan setting panel yang ada di penyedia blog. Sebut saja wordpress dan blogger. Para pemula yang kurang mengerti dengan istilah-istilah di setting panel blog akan kebingungan menggunakannya. Bagaimana mau menggunakannya, sedangkan mereka tidak tahu apa fungsi dari masing masing layanan tersebut mulai dari widget dsb. Nah karena keterbatasan itulah beberapa dari blogger pemula akhirnya malas otak atik blognya, apa lagi nulis lalu posting. Ujung ujungnya ya libur lagi.

4. Kurang ide
ya..kurang ide mau tidak mau pasti akan ditemui oleh para blogger pemula, kecuali sebelumnya memang sudah hobi nulis dan biasa sharing pengalaman kepada orang lain, atau mempunyai hobi mendokumentasikan segala hal yang ia temui. Sebaliknya, para blogger yang sudah malang melintang di dunia internet akan dengan mudah menemukan ide ide baru, pasalnya saat mereka kehabisan ide, mereka langsung browsing google dan melakukan blog walking yang kemudian mereka mendapatkan inspirasi untuk kembali meramaikan blog mereka. Namun, jika sudah disadari dari awal bahwa ngeblog itu tidak harus menulis sesuatu yang ilmiah atau yang serius atau singkatnya ngeblog itu bebas berkata kata lewat internet, maka yang namanya kurang ide akan pergi jauh dari pikiran blogger karena banyak hal yang belum ditorehkan dalam kata kata dari berbagai sumber di kehidupan ini.

Setelah melewati fase fase tersebut biasanya blogger sudah memiliki tujuan untuk ngeblog, untuk curhat pengalaman sehari hari, untuk propaganda masyarakat, untuk melaporkan kejahatan yang terjadi di sekitar, untuk promosi, sampai untuk mendapatkan dolar lewat bisnis iklan seperti google adsense, adbrite, adbrut, adbret, dan lainnya.

Nah sekarang tanyakan kepada diri anda, apakah anda sudah melalui ketiga fase di atas?

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...