Kehidupan Nyata

penjelasan perdebatan pr matematika siswa yang ramai di sosial media

Posted on September 23, 2014. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, |

pr matematika heboh sosial media

Pr matematika heboh di sosial media 

Tak jelaskan ya? Kalau pertanyaannya 3+3=x, maka x= 6 betul. Kalau ingin jawaban 3+3 = 2 × 3 seharusnya pertanyaannya : tulislah penjumlahan berikut sebagai perkalian berdasarkan proses kaidah perkalian. Memang hasil akhir 3×2=2×3 namun kaidah proses perkalian beda. Contoh tulisan resep tablet diminum 3×1 tdk boleh dilakukan 1×3 dosis sekali minum 3 biji. Tewas wis. Wassalam ke akhirat  
3 x 1 artinya 1+1+1
1×3 artinya 3 yg hanya sekali saja terdiri 1 suku yaitu 3
4×2 artinya 2+2+2+2
2×4 artinya 4+4  
 
Beli panci nyicil
Rp. 200.000 janji diangsur tiap bulan
 4 x Rp. 50.000 lalu dilakukan
40xRp.5000
Opo oleh karo bu baria sing jualan iku ?  
Lebih ekstrim
5000xRp. 40,-

 

 

 

 

 

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Kiamat internet 9 Juli 2012 adalah salah satu tahap menuju kiamat 2012 seperti ramalan suku Maya?

Posted on Juli 6, 2012. Filed under: Internet, Kehidupan Nyata | Tag: |

Saya baru saja membuka facebook. Terperanjat bukan main saat mendengar kabar akan adanya kiamat internet 9 Juli 2012. Artikel ini saya tulis pada 6 Juli 2012. Kebanyakan rekan rekan saya yang nota bene ahli terawangan mengatakan bahwa kiamat internet adalah salah satu tahap menuju kiamat 2012. Mereka menduga bahwa dengan dimatikannya internet oleh FBI dengan dalih akan adanya serangan virus TROJAN yang akan menghapus semua data komputer berbasis Windows dan Macintosh, secara tidak disadari adalah gejala yang nantinya merambat pada kiamat 2012. Mereka mengatakan bahwa segala kejadian yang ada di dunia ini tidaklah terjadi begitu saja sim salabim, tapi ada prosesnya sehingga suatu kejadian benar benar terjadi.

Bagi sebagian orang, masalah ini tentunya tidak ditanggapi dengan serius karena sudah banyak yang meyakinkan bahwa kiamat 2012 itu tidak akan terjadi, pasalnya menurut keyakinan bahwa kiamat itu tidak ada yang tahu, tidak bisa diprediksi tepatnya kapan terjadi. Mereka tentunya cenderung khawatir akan serangan TROJAN yang akan membabat habis file dan document mereka yang sangat berharga. Para pemilik komputer / laptop ber OS windows tentunya was was dengan berita ini, pasalnya tanpa ada issu besar semacam ini pun, komputer windows rawan akan serangan virus. Sedangkan, para pengguna Macintosh mungkin selama ini merasa aman aman saja karena sangat jarang ada virus yang menyerang Macintosh, bahkan ada yang sumbar bahwa Macintosh itu kebal virus. Bagaimana dengan pengguna LINUX? sepertinya mereka aman aman saja. Namun semua itu belum terbukti, jadi semua pihak harap bersiap siap dengan perubahan drastis ini.

Kalau saya ditanya opini saya tentang kejadian ini, maka jawab saya “Tenang saja, internet harus mati, ya biarkan saja mati. Jika semua komputer terserang virus, dan semua data terhapus, juga biarkan saja. Toh, dari dulu sebelum ada internet kita juga baik baik saja. intinya,  BEGITULAH KEHIDUPAN”.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 4 so far )

Terlalu semangat, overloud, dan Jeleknya setting sound system masjid mempengaruhi betahnya pengunjung

Posted on Agustus 11, 2011. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , , , , , |

Sebelum membaca lebih jauh, perlu diketahui bahwa gaya penulisan saya adalah “beat around the bush” alias muter muter dulu baru ke pemikiran utama, singkatnya adalah induktif. Selamat membaca.

Di bulan Ramadan tahun 2011 ini tentunya tidak jauh beda dari bulan-bula ramadhan sebelumya yaitu meningkatnya quantitas pembaca Al-qur’an khususnya di masjid masjid. Acap kali ada anggapan bahwa pada hari hari awal ramadhan, orang orang pada aktif meramaikan masjid dengan segala kegiatannya dari tadarus hingga pengajian kitab kitab tertentu. Namun, pada hari hari berikutnya, orang orang cenderung menurun tingkat keaktifannya dalam mengikuti kegiatan kegiatan ramadhan di masjid masjid. Contoh yang paling banyak diketahui adalah menurunnya jumlah jamaah sholat tarawih. Sebagai orang yang bijak, tentunya kita tidak semata mata mengklaim bahwa menurunnya jumlah jamaah tarawih di masjid masjid itu dipengaruhi oleh menurunnya tingkat ketaatan beribadah orang orang di sekitar masjid itu, karena bisa jadi penyebabnya adalah orang orang yang tinggal di sekitar masjid itu adalah orang orang pendatang, yang pada hari hari mendekati akhir ramadhan, biasanya mereka pada mudik ke kampung halaman masing masing. Hal ini bisa dilihat di masjid masjid di sekitar kampus yang mulai banyak ditinggalkan oleh para jamaahnya yaitu mahasiswa.

Bagi saya, kegiatan ibadah yang paling membuat saya begitu menikmati adalah membaca Al-qur’an. Ketika membacanya, saya merasakan ketenangan yang luar biasa. Tetapi sayangnya, ada dari kepribadian saya yang berbeda dari kepribadian dan pola pikir orang lain. Saya memang gemar membaca Al-qur’an, tetapi saya membacanya untuk diri saya sendiri, bukan kemudian ikut berpartisipasi tadarus. Saya sangat senang membaca Al-qur’an dengan suara nyaring atau keras, karena dengan membacanya dengan nyaring dan keras, seolah ada kemistri khusus yang menyelimuti diri saya, saya seperti berada di angkasa. Anehnya, meskipun saya suka membaca nyaring, saya tidak suka menggunakan microphone dan loud speaker seperti di masjid masjid. Ini memang agak aneh, tapi sekali lagi saya tekankan, saya tidak suka diekspose untuk kegiatan yang satu ini. Dalam hal yang satu ini, saya kebetulan satu visi dengan visi ibu saya. Ibu saya sering bilang “jangan suka pamer”. Ibu saya sangat membenci orang orang yang over-acting! ibu saya sangat tidak suka akan remaja remaja yang suka mempamerkan kebolehannya dengan menggunakan kedok kealiman yang seolah olah itu adalah kepentingan religi.

Hampir senada dengan yang saya rasakan, tetapi salah satu alasan mengapa saya tidak suka mengaji menggunakan loudspeaker adalah sebuah alasan historis dari daerah asal saya di mana saya menghabiskan separuh masa kecil saya. Waktu kecil, saya tinggal di lingkungan pesantren yang otomatis saya bergaul dengan para santrinya. Banyak sekali kegiatan yang saya ikuti mulai dari mengaji Al-qur’an hingga Diba’an. Dulu saya senang sekali ikut acara Diba’an (pujian untuk Rosulullah SAW), saya begitu menikmati setiap nada nadanya. Tetepi karena beberapa kejadian yang sepertinya sudah menjadi budaya tersembunyi, para santri itu berlomba lomba menyerukan betapa bagusnya suara mereka ketika  melagukan syair syair pujian tersebut dengan tujuan tersembunyi yaitu menarik perhatian para santriwati. Beberapa ustadz juga sempat meremehkan saya dengan mengatakan “suaranya si itu lho buagus, suaramu itu gak cocok, saking bagusnya suaranya si itu, para santriwati pada kesengsem”. Meskipun waktu itu saya masih kecil, dan sama sekali belum ada ketertarikan kepada lawan jenis, saya marah dalam hati karena ternyata semua usaha mereka itu diboncengi oleh tujuan terselubung yang bagi saya sama sekali tidak mulia. Okelah bahwa datangnya pujian pujian itu adalah konsekwensi dari keterampilanyang dimiliki, tetapi hati saya sekasar dan sekeras batu, could not be helped, saya menyatakan tidak akan ikut ikutan pamer kemampuan yang mengatasnamakan religi (sok alim). Ibu saya pun selalau berpesan supaya tidak ikut ikutan budaya semacam itu, kalau mau ngaji ya ngaji aja, tapi jangan ada niatan pamer.

Sampai saat ini, membaca Al-qur’an adalah salah satu kegemaran saya, meskipun kenyataannya frequensinya tidak selalu stabil, maklumlah, seperti kata ustadz bahwa iman manusia itu naik turun.

Nah sekarang baru saatnya menuju pembahasan utama. Ketika saya pindah ke Surabaya demi pekerjaan baru saya yaitu mengajar di PENS-ITS, saya mulai beradaptasi dengan kehidupan setempat. Kebetulan hari pertama saya di Surabaya menepati hari pertama ramadhan 2011. Saya mulai mencari cari masjid yang cocok dengan selera saya untuk sholat tarawih yaitu yang 23 rakaat termasuk witir. Saya jajaki dari masjid ke masjid mulai dari yang 11 rakaat hingga kemudian menemukan masjid besar baru yang menawarkan jamaah tarawih 23 rakaat. Tujuan saya selain sholat tarawih tentunya adalah supaya saya bisa menghabiskan waktu di masjid tersebut dengan membaca Al-qur’an. Saya tidak bisa membaca Al-qur’an di kos, karena tentunya akan mengganggu penghuni kos yang lain, mengingat kalau membaca Al-qur’an saya harus membacanya dengan nyaring untuk kepuasan diri saya sendiri (bukan untuk pamer).

Di masjid pilihan saya ini saya sangat senang karena lokasinya berdekatan dengan lapak lapak penjual nasi tempe penyet. Jadi jadwalnya adalah, sepulang dari kantor, langsung mandi, lalu buka buka puasa cukup dengan minum air putih, sholat magrib, lalu berangkat ke masjid. Motor diparkir di halaman masjid, kemudian keluar masjid sejenak untuk hunting penyet tempe. Sesudah perut kenyang dan agak kepedesan akibat sambel penyet tempe, saya segera mengambil wudhu dan mulai membaca Al-qur’an hingga datang adzan isyak, lalu disusul sholat tarawih. Setelah tarawih saya akan tetap di masjid guna melanjutkan membaca Al-qur’an.

Awalnya (waktu sebelum isya’) saya mengaji dengan gembira, karena masjid yang luas, dibalut marmer dingin yang menepis panasnya udara Surabaya. Namun, ketika adzan isyak mulai dikumandangkan, telinga saya seperti ditusuk tusuk oleh suara/sound system yang begitu nyaring, memekakkan telinga. Saya sendiri bertanya-tanya, apakah hanya saya saja yang merasa bahwa soundnya terlalu keras, karena saya melihat beberapa orang lain nampak biasa biasa saja. Ketika sholat isyak dimulai, sang imam membaca surat demi surat, dan ternyata suaranya sangat lembut, enak, dan tidak memekakkan telinga. Ketika sholat witir selesai, seseorang mengambil alih microhone yang diguanakan oleh imam, dia mulai melantunkan pujian pujian, beberapa anak anak kecil setempat yang sepertinya sudah terlatih dengan bacaan pujian pujian itu pun turut andil. Telinga saya kembali seperti dibentak bentak, pasalnya kali ini suaranya amat sangat memekakkan telinga. Saya ingin segera melanjutkan membaca Al-qur’an, tetapi akan sangat tidak pantas kalau saya membacanya tepat di tempat duduk saya yaitu di barisan sof depan dekat dengan gerombolan orang orang dan anak anak tadi yang begitu semangatnya menjerit dan melengking suaranya.

Saya kemudian pindah ke bagian lain di masjid, tapi nasib justru malang, di koridor lain itu justru terinstal sound yang begitu besar dan suaranya jauh lebih memekakan telinga. Saya berusaha pindah ke koridor lain, tetap saja demikian. Karena saya malu dilihat orang orang karena mondar mandir pindah pindah termpat, saya kemudian stay di tempat kedua yang ternyata sama sama terlalu keras sound yang dikeluarkan. Suara dari mulut saya beradu dengan suara melengking dari sound system.

Sedikit banyak saya ini mengerti urusan audio. Ketika masalah ini menimpa saya, saya mencoba menganalisa dengan membanding bandingkan satu dengan lainnya. Di Masjidil Haram Makkah, speaker terpasang hampir di setiap pilar masjid, sehingga suara terdengar di mana mana. Namun demikian, suara yang dihasilkan begitu mendamaikan, sama sekali tidak memekakkan telinga. Sementara di masjid ini, speaker nya hanya beberapa saja tetapi suaranya begitu mengganggu. Kedua, ketika tadi sang imam menggunakan mic nya, suara yang dihasilkan begitu halus. Jadi kesimpulan sementara yang saya ambil adalah bahwa bagus dan jeleknya audio masjid dipengaruhi oleh kecanggihan teknology yang dipakai. Masjid Al Haram tentunya menggunakan sound system yang sangat canggih, sedangkan di masjid ini ala kadarnya. Lalu, si teknik menggunakan mic juga berpengaruh. Hal ini terbukti pada perbedaan efek yang ditimbulkan antara si imam dan si orang dan anak anak yang saya sebut tadi.

Saya juga kemudian teringat akan permasalahan sosial yang ditimbulkan oleh kejadian semacam di atas. Tetapi, karena saat ini saya sudah capek menulis, permasalahan sosial tersebut akan saya bahas di kesempatan berikutnya di postingan yang berbeda.

Alhasil, saya tetap bertahan mengaji di masjid itu, dengan menjalankan metode yang agak ampuh tapi agak memalukan yaitu dengan menjadikan sajadah tebal saya menjadi semacam kerudung demi mengurangi hantama lengkingan suara dangan kadar trebble yang tinggi tersebut.

Terimakasih, Salam.

Aliv Faizal Muhammad

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Tips/Trik makan kenyang dengan cara menipu teman saat ngobrol

Posted on Mei 20, 2011. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , |

Pernahkan anda makan bersama sama dengan teman anda? saat makan bersama, pernahkah anda berkeinginan memakan makanan tersebut dengan prosentase yang lebih banyak dari pada yang dimakan teman anda? atau jika hanya sekedar iseng, ikuti langkah berikut.

Saat makan bersama, misalkan di depan anda dan teman anda ada sepiring pepaya yang sudah dikupas dan dipotong kecil kecil dan tinggal makan. untuk mendapatkan kesempatan makan lebih banyak adalah dengan menipu teman anda.. ha ha ha. caranya adalah dengan memberikan pertanyaan pada teman anda yang sekiranya pertanyaan itu pendek tapi membutuhkan jawabanyang panjang lebar sehingga teman anda akan sibuk memikirkan jawabannya dan sibuk menjelaskan panjang lebar sementara anda tinggal manggut manggut sesekali bilang.. “m. m gitu ya..” sementara dia menjelaskan, anda sebaiknya terus makan 😀  haha ha.. asyik kan?..

Semoga tips ini tidak membuat anda dijauhi teman anda..

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 7 so far )

Menulis di Blog (Aliv faizal Muhammad)

Posted on Mei 12, 2009. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , |

Menulis di Blog (Aliv faizal Muhammad)

  1. Apa yang kita rasakan saat kita pertama kali kita menulis di blog?

Saat gencar dan ramai ramainya trend menulis di blog muncul, orang orang berduyun duyun mengikuti trend menulis dengan kebebasan. Semua bisa diungapkan lewat blog tanpa terkecuali mulai dari perasaan yang jauh terpendam di hati, kritikan, hujatan, pengalaman, bahkan sekarang sudah mulai berkembang untuk mencari uang. Bagaimana caranya, ya itu tergantung kreativitas si blogger. Pertama kali menulis di blog rasanya biasa biasa aja, hanya sekedar ingin ikut ikutan nulis. Namun, seiring waktu berjalan, tujuan, niat dan keinginan bisa saja berubah, lha cita cita saja bisa berubah. Yang jelas kegiatan nulis atau curhat lewat internet itu ternyata mengasikkan, pokoknya nulis nulis dan nulis. Awalnya aku sempat ragu, apa tulisan kayak gini ada yang mau baca ya….? Eh ternyata saat iseng aku pun suka mengunjungi blog orang lain dan baca baca sesuatu yang bisa dibilang sepele, namun mengasyikkan. Setelah itu baru aku sadari, bahwa apapun yang kita tulis entah itu hayalan, ide konyol, sampai pengalaman pribadi atau orang lain, ternyata sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya. Sebut saja anda pernah punya pengalaman berbelanja di pasar, dimana anda melakukan proses tawar menawar yang sangat sengit dengan penjual. Nah ketika anda berhasil menawar barang yang hendak anda beli dengan harga yang anda idamkan, anda bisa mengambil kesimpulan dari pengalaman tersebut yang akhirnya anda menulis sebuah trik tawar menawar di pasar untuk dibaca oleh para blog walker atau siapa saja yang kebetulan mencari artikel teknik menawar di pasar, nah bermanfaatkan bagi orang lain?

Jika anda merasa kesulitan merangkum apa yang pernah anda alami menjadi sebuah tips yang tersusun dengan rapi dan sistematis, ambil cara gampangnya saja yaitu dengan menulis sesuai yang terjadi saat anda menawar, mudahkan?

  1. tips supaya tetap menulis.

Apa anda punya laptop atau computer? Ah saya asumsikan anda punya. Nyalakan dan siapkan sepuluh jari anda di atas tuts keybord pada laptop atau computer anda. Sekarang mulailah menuliskan apa yang ada di pikiran anda. Biarkan seperti air yang mengalir begitu saja dari otak ke jari jari anda dan bermara di layar monitor anda. Sejenak kemudian tanpa anda sadari anda telah mengumpulkan beberapa paragraph. Mungkin paragraph yang anda hasilkan terasa tidak begitu special buat anda, namun lagi lagi saya ingatkan bahwa tulisan anda adalah bukan milik anda, tapi milik orang lain, biarkan orang lain merasakan makna tulisan anda. Yang perlu anda camkan baik baik adalah bahwa segala sesuatu di dunia ini ada manfaatnya dengan kata lain tulisan anda pasti bermanfaat.

  1. apakah tulisan yang bermanfaat harus sesuatu yang baik?

TIDAK. Tulisan yang bermanfaat tidak selalu tulisan yang mengulas hal hal yang baik. Tetapi, tulisan yang berisi hujatan, makian dan banyak hal lain pun tetap memberi manfaat bagi pembacanya, karena setiap pembaca memiliki penyikapan terhadap sesuatu itu berbeda beda. Yang jelas anda tidak perlu kawatir. Alam akan memberikan kebijakan yang baik bagi tulisan anda.

  1. saya tidak bisa mengetik dengan cepat

mengetik dengan cepat memang dapat membantu anda dengan mudah mengeksperesikan ide ide anda. Bagi seorang penulis professional, kempampuan mengetik dengan 10 jari merupakan suatu keharusan. Jangan salah artikan kebutuhan kemampuan mengetik dengan menggunakan sepuluh jari ini suatu hambatan bagi anda. Justru anda harus termotivasi. Jika anda memang berniat lakukanlah upaya upaya supaya anda memiliki kemampun mengetik sepuluh jari. Berikut beberapa pengalaman yang pernah saya tempuh dalam rangka membiasakan mengetik menggunakan sepuluh jari. Saya menggunakan software untuk latihan mengetik namanya Mavis Beacon Teaches Typing. Hasilnya luar biasa dengan sedikit kesabaran, tidak sampai satu bulan saya sudah bisa mengetik dengan sepuluh jari dan lancar. Bekalnya adalah hal hal penting yang perlu diperhatikan yaitu 2 prinsip utama: pertama, akurat, cepat. Kedua aspek ini maksudnya anda tidak perlu buru buru menguasi atau meningkatkan speed anda atau kecepatan mengetik anda tiap hurufnya dalam kurun menit tertentu. Namun seiring dengan meningatnya akurasi atau ketepatan dalam menghentak tuts keybord, kecepatan mengetik anda akan secara otomatis meningkat juga. Sekarang saya sudah merasakan hasilnya yaitu mengetik tanpa melihat posisi huruf yang ada di keyboard. Apapun yang disampaikan otak saya akan langsung ditransfer ke dalam bentuk teks oleh kesepuluh jari saya.

  1. Dari mana saya bisa mendapatkan software Mavis Beacon Teaches Typing?

Berikut adalah cara mendapatkan software latihan mengetik:

    1. Browsing lewat google dan download file masternya

    2. cari di rental rental cd instalasi

    3. silahkan hubungi saya di vilareal_85@yahoo.co.id akan saya kirimkan kepada anda cd program latihan mengetik. Namun konsequensinya anda yang harus membayar ongkos kirimnya.

  1. Tulislah apa saja yang anda ingin sampaikan. Niscaya orang lain akan membacanya dan mengambil manfaat dari tulisan anda. Selamat menulis dan mengembangkan ide. Jangan takut salah atau tulisan anda tidak menarik. Tidak ada yang tidak menarik di dunia ini. Setiap orang memiliki ketertarikan yang berbeda beda. Semoga bermanfaat.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Kelezatan Tradisional (Sambal/sambel)

Posted on Februari 25, 2009. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , , , |

Mendengar kata “kelezatan” sudah pasti schemata anda mengacu pada makanan. Ada berbagai masakan yang menawarkan kelezatan dan cita rasa yang beraneka ragam. Namun, sadar atau tidak, hampir kebanyakan masakan masakan itu hanyalah modifikasi atau akal akalan para tukang masak atau koki.
Mungkin kita telah melupakan cita rasa asli, tradisional yang sangat sederhana namun justru menawarkan berjuta rasa yang meledak ledak. Apa masakan yang sederhana itu.
 
SAMBAL (Jawa = Sambel)
Anda mungkin sering mendengar pepatah jawa yaitu “makan nggak makan asal kumpul” (Jawa = mangan ora mangan yen ngumpul). Pepatah tersebut mencerminkan kehidupan sosial orang jawa, lalu bagaimana dengan pepatah jawa yang berhubungan langsung dengan makanan. Ini dia pepatahnya, simak di bawah ini
 
“MATI URIP SAMBEL” (indonesia = mati hidup sambal)
Artinya, entah dalam keadaan apapun entah itu kecukupan atau kekurangan, sampai akhir hanyat jangan sampai berpisah dengan sambel.
Sambel telah menjadi kawan orang jawa sepanjang sejarah kehidupannya. Faktanya orang cenderung makan lebih banyak ketika ditemani dengan sambel.
 
Ada sebuah pemahaman atau doktrin yang cukup ekstreem di kalangan orang orang pedalaman. Bahwa kalau mencari pasangan hidup (istri) itu sebaiknya yang bisa nyambel enak. Karena kemampuan membuat sambel yang enak mewakili pelayanan yang enak dari segi manapun. Biasanya orang pintar membuat sambel yang enak itu nurut sama suami, itu juga katanya sih…
 
Nah, sekarang anda pelototi gambar sambel buatan itu saya di bawah ini, yang disandingkan dengan tempe dan tahu goreng…alamak…….mak nyus…..!!!
 
Gambar: sambel terasi dengan tahu dan tempe goreng.
sambal-terasi

 

 
Dari gambar diatas terekam ribuan kelezatan yang terangkum dalam kesederhanaan sambel. Bersyukurlah anda yang bisa meracik sambel yang enak. Jika anda belum bisa, maka segeralah mencari tahu bagaimana cara membuatnya sebelum anda dicap ketinggalan kereta api…jus jus….

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Tips Menangkap Kepiting

Posted on Februari 25, 2009. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, |

Mengisi liburan bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan liburan yang asyik adalah menangkap kepiting. Namun, cara yang akan dipakai dalam ulasan ini lebih tepatnya “memancing kepiting”. Simak tips di bawah ini:
 
Pertama.
siapkan kail dan senar. Jangan lupa umpan, karena kebetulan saat itu saya sedang memancing ikan, jadi saya gunakan cacing tanah. Pasang cacing tanah ke kail hingga seluruh kail tertutup dengan tubuh cacing.

pertama

Kedua.
Cari lubang kepiting, lalu taruh umpan di mulut lubang kepiting tunggu hingga di makan.
kedua


Ketiga.

Begitu kepiting keluar dan memakan umpan, biarkan umpan tersebut dibawa kedalam lubah sejenak, kemudian tarik pelan pelan keluar. Jika saat ditarik keluar dan kepiting lepas tetapi masih diluar lubangnya, buru buru saja dipukul pakai sandal biar tidak bisa masuk ke lubangnya lagi. Sebab sekali dia gagal memakan umpan biasanya dia enggan untuk makan lagi apalagi keluar lubang.
ketiga

Karena pada saat memancing kepiting baterai kamera digitalnya habis, jadi kegiatan selanjutnya tidak bisa terekam. Padahal aktivitas selanjutnya adalah mencari kepiting yang besar di lubang besar. Supaya puas lihat saja kepiting hasil tangkapan dibawah ini. sebenarnya kepiting ini bukan benar benar kepiting darat, tetapi rajungan laut yang melarikan diri kedarat karena sungai ini terhubung dengan laut.
keempat

Sesampainya di rumah, buru buru baterai kamera di charge dan digunakan memotret kepiting kepiting badung ini. hua…ha..ha…

kelima
Setelah direbus, warnanya berubah jadi orange….kaya..Belanda….
 
SELAMAT MENCOBA…!!

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Menanggapi Kiamat 2012

Posted on Februari 25, 2009. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , , , , , , , , , |

Akhir akhir ini sedang marak digunjang ganjingkan akan datangnya kiamat pada tahun 2012. Banyak dari masyarakat kita yang terhanyut dan ketakutan namun banyak pula yang mengganggapnya seperti lelucon orang dewasa untuk menakut nakuti anak kecil.
 
Saya sendiri mendengar berita heboh ini lewat infotainment, yang biasanya membahas kehidupan para artist kita. Di beberapa infotainment mengutip pendapat para pengemuka dibidang ramal meramal, waktu itu yang sempat dimintai keterangan adalah diantaranya; Mama Lauren, Ki Gendeng Pamungkas, Ustad Mansyur, dan ustadz Jeffry.
 
Masing masing sumber informasi tersebut mengungkapkan pendapatnya dari berbagai sudut, mulai dari informasi ilmu pengetahuan, ilmu kebatinan, ilmu kedukunan, hingga kepercayaan, dan analisa logis keagamaan.
 
Dikabarkan akan ada benturan benda luar angkasa di tahun 2012 yang akan mengakibatkan bencana besar yang kemudian banyak orang menganggap itu adalah akhir dari kehidupan manusia atau “kiamat” wah serem juga mendengar kata kata itu.
 
Beberapa peramal mulai mengendus tanda demi tanda kiamat yang mulai bermunculan, diantaranya adalah banyak lahirnya anak anak INDIGO atau anak yang mempunyai kemampuan menerawang masa depan. Salah satu anak INDIGO dimintai pendapatnya dari hasil terawangannya atas apa yang akan terjadi di tahun 2012 mengatakan bahwa memang akan ada bencana yang lebih buruk di tahun 2012 dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. Pada saat si reporter berusaha menggali lebih dalam apakah bencana yang akan terjadi pada tahun 2012 itu merupakan kiamat, si anak INDIGO itu sendiri menjawab, “bukan” itu hanya kiamat kecil seperti bencana bencana sebelumnya, jika harus melihat kiamat, maka anak INDIGO sesakti apapun tidak akan bisa melihatnya.
 
Dari pernyataan diatas kan sudah jelas bahwa kiamat itu tidak bisa dideteksi kapan akan terjadi. Bukan hanya dari pernyataan si anak INDIGO saja, justru bagi anda yang beragama Islam seharusnya lebih tenang menyikapi hal ini, tidak perlu ikut ikutan tegang dan menderita ketakutan yang sangat hebat, karena di Islam sendiri sudah banyak disebut bahwa yang namanya Kiamat itu datangnya setelah masa kejayaan nabi ISA, AS yang lamanya sekitar 60 tahun. Nah, jika kiamat itu datangnya di tahun 2012 maka seharusnya saat ini kita sedang menikmati kemakmuran yang luar biasa, seperti yang dijelaskan dibanyak kitab kitab orang islam bahwa pada masa turunnya nabi ISA itu bumi penuh dengan kedamaian, di mana seluruh ummat manusia beragama Islam dan beraklak baik.
 
Lebih mantapnya lagi, jangankan memasuki masa kejayaan Nabi ISA, AS, kita saja belum memasuki zaman di mana makluk YA’JUJ MA’JUJ datang menguasai bumi, dilanjutkan dengan munculnya IMAM MAHDI, disusul dengan hadirnya DAJJAL. Masa masa itu saja belum kita lalui, tentu saja tindakan mengklaim bahwa tahun 2012 itu adalah kiamat adalah terlalu diri dan tidak mendasar, ini jika dilihat dari sudut pandang Islam.
 
Saya sempat berdebat dengan beberapa teman saya menanggapi hal ini. ketika saya mengutarakan beberapa fase zaman menuju kiamat mulai dari munculnya makhluk YA’JUJ MA’JUJ hingga DAJJAL, teman saya menyanggah:
 
“mungkin bisa saja masa datangnya DAJJAL itu sebenarnya sudah kita lewati atau bahkan saat ini sedang kita lewati, karena kata DAJJAL itu sendiri abstrak. Bukan sosok yang berbentuk fisik seperti raksasa berwarna hijau tetapi gambaran dimana dunia ini dipenuhi dengan fitnah dan carut marut peperangan di mana mana.”
 
Jika memang DAJJAL itu abstrak, lalu bagaimana dengan makhluk yang namanya YA’JUJ MA’JUJ yang digambarkan dengan jelas memiliki mata lebar tubuh pendek dan telinga lebar dan panjang yang bahkan bisa menutupi tubuhnya dan menggunakannya untuk selimut saat makhluk ini tidur. Bukankah ini ciri ciri fisik yang nyata, bukan sesuatu yang abstrak, jika memang akhirnya didapati bahwa YA’JUJ MA’JUJ itu juga abstrak, lalu bagaimana kira kira abstraksi atau philosofy yang mewakili ciri ciri fisik tersebut?. Tentunya kita tidak perlu repot repot berfikir jauh, nyatanya sampai sekarang bumi ini belum dijajah makhluk seperti itu, jadi kemungkinan tahun 2012 itu kiamat adalah nonsense.
 
Berikut kira kira bentuk ya’juj ma’juj dari hasil penggambaran kasar saya, saya buat dengan Corel Draw supaya lebih rapi, dari pada digambar manual lalu discan, tentunya hasilnya akan jauh lebih menyeramkan, kalau seperti dibawah ini kan agak mirip karakter monster kartun Jepang Manga:

yajuj-majuj

yajuj-majuj


Pernahkah anda melihat makhluk seperti diatas berkeliaran dihalaman rumah anda dan jumlahnya ribuan dan haus akan daging manusia? Semoga belum…
 
Lebih kuat lagi, seperti yang dituturkan oleh banyak para kiahi saya, dan para guru guru saya, dan para orang tua, dan banyak yang lainnya, bahwa, setiap terdengar suara adzan atau sholawat maka kiamat itu akan di tunda 40 tahun lagi. Analisanya, sampai saat ini anda masih menjumpai adzan bergema di mana mana, jadi jangan kawatir, tahun 2012 tidak akan ada kiamat kubro atau akhir dari kehidupan manusia, karena 2012 baru 3 tahun kedepan, sedang orang mengumandangkan adzan ada dimana mana dan berkali kali jadi tidak usah kawatir, kita masih punya banyak tabungan tahun untuk hidup tanpa menemui kiamat kubro.
 
Ustaz Jeffry malah berpendapat bahwa setiap ada yang mengucapkan lafadz “Allah”, maka kiamat akan ditunda sampai 1000 (seribu) tahun kedepan, jadi ya semakin tenang saja kita menyikapi isu kiamat 2012. Nah anda sudah membaca lafadz “Allah” di paragraf ini, jadi kiamat sudah ditunda seribu tahun lagi, gimana? Senang?
 
Sebagai pendengar berita kita mestinya bisa bersikap kritis terhadap pemberitaan media, namanya saja infotainment, tujuannya menghibur, ya pastinya acara yang disuguhkan untuk menghibur para pemirsanya, mungkin caranya saja yang asal asalan yaitu MENGHIBUR DENGAN MENAKUT NAKUTI PEMIRSANYA.
 
Sekian ulasan saya, terima kasih, jangan takut, Belanda masih jauh, eh Kiamat masih jauh.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 27 so far )

Hari Memiliki Warna

Posted on Februari 25, 2009. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , |

Pernahkan terbesit dalam fikiran anda bahwa hari hari yang kita lalui itu memiliki warna?
 
Mungkin anda adalah salah satu yang pernah memikirkannya, atau jika belum pernah mulailah memikirkannya. Mungkin warna yang anda fikirkan untuk hari minggu misalnya, akan berbeda dengan fikiran saya untuk warna hari minggu. Berikut, adalah warna warna dari hari senin sampai minggu menurut perasan saya:
 
Senin
Hari senin bagi saya memiliki warna putih.

 
 
Selasa
Bagi saya hari selasa memiliki warna abu abu / gray

 
 
Rabu
Hari Rabu saya warnai dengan warna biru tua

 
 
Kamis
Hari kamis bagi saya memiliki warna kuning

 
 
Jum’at
Warna hari jum’at kadang coklat kadang orange

 

 
Sabtu
Sabtu juga memberi kesan 2 warna yaitu Hijau dan Biru muda

 

 

 
Minggu
Hari minggu saya beri warna merah

 
 
Alasan bagaimana warna warna tersebut mewakili hari senin hingga minggu tidak begitu jelas. Coba rasakanlah hari hari anda, mungkin anda juga akan menemukan warna warna untuk hari hari anda sendiri. Apakah warna anda sama dengan saya? Atau sedikit sama, atau sama sekali beda?

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Hutan Kota

Posted on Desember 12, 2008. Filed under: Kehidupan Nyata | Tag:, , , , , |

“Hutan Kota” ketika mendengar kata kata itu beberapa orang mempunyai gambaran dan penangkapan maksud yang berbeda beda, namun perlu ditegaskan dari awal bahwa hutan kota disini maksudnya suasana kota yang penuh dengan pemandangan hijau, bunga bunga, rumput rumput yang menghiasi kota sejauh mata memandang.

Mungkin istilah “Hutan Kota” lebih dikenal dengan arti beberapa petak wilayah yang berada di tengah tengah perkotaan yang di jaga fungsinya sebagai hutan, atau bisa juga hutan buatan yang seolah olah menghiasi kota. Dengan demikian, penerapan hutan kota masih terbatas pada wilayah tertentu yang dalam bila di teliti lebih dalam, inisiatif pelestarian hutan ini masih terbatas pada pemerintah daerah saja sementara masyarakat pada umumnya masih ogah ogahan mengurusi masalah tersebut dan terus terusan saja membangun RUKO di mana mana.

Akan lebih terasa istilah “Hutan Kota” ini bila disadari oleh seluruh lapisan masyarakat. Artinya, semua masyarakat tanpa terkecuali berlomba-lomba menghijaukan kota mereka dengan menanam pohon sebanyak banyaknya di sekitar rumah mereka. Entah itu rumput, pohon hijau hias, bunga dan lain sebagainya. Jika memiliki ide menanam tanaman buah di sekitar rumah justru akan lebih baik, karena efeknya bukan hanya pada bertambah hijaunya lingkungan sekitar tetapi juga manfaat yang bisa diambil dari tanaman tersebut ketika telah siap membuahkan hasil yang siap dipanen.

Beberapa kalangan tentunya ada yang melontarkan issue kontroversi penolakan ide mulia ini. Beberapa alasan yang mungkin muncul adalah ketidaktersediaan lahan untuk menanam pohon. Memang tidak bisa dielakkan bahwa sebagian tempat di perkotaan tidak tersedia lahan yang memadai untuk menanam tanaman besar. Namun masih bisa disiasati dengan menanam bunga bunga kecil di dalam pot, toh sekarang juga lagi ngetrend menanam bunga di pot yang kemudian di letakkan disekitar rumah.

“Ah, jika mengikuti trend menanam bunga di pot seperti akhir akhir ini hanya akan berakhir kehilangan uang dalam jumlah besar untuk membeli tanaman hias yang muahal harganya”. Jika pernyataan tersebut muncul, maka solusinya adalah sesuai dengan tujuan utamanya yaitu membuat kota menjadi rindang, hijau dan sejuk, bukan berlomba lomba membeli tanaman dengan harga yang sangat mahal seperti anthurium. Tentu saja malah akan mendatangkan malapetaka dan sakit hati yang berlebihan kala suatu ketika tanaman dengan harga mahal itu tiba tiba raib digotong pencuri. Sebaiknya, tanamlah tanaman yang lain, sembarang, yang penting tetep bisa menhijaukan pekarangan. Ada banyak tanaman yang harganya jauh lebih murah tapi tetap memiliki daya tarik yang lumayan menawan. Jika tidak mau beli ya coba cari di semak semak, minta ke tetangga yang memiliki banyak koleksi bunga yang tidak begitu berharga.

Setelah semua warga menanam hijau hijauan maka terwujudlah “Hutan Kota”.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 4 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...