Archive for Mei 17th, 2011

Simple Past dan Past Continuous/Progressive

Posted on Mei 17, 2011. Filed under: Bahasa Inggris | Tag:, , , |

Simple past dan Past Continuous sering sekali membingungkan siswa apalagi jika sudah dalam berbentuk soal isian. jika diajarkan dan diteskan secara terpisah, simple past dan past continuous tentunya mudah saja. simple past adalah untuk semua kejadian masa lampau seperti I went to his house yesterday, sementara past continuous adalah aksi yang sedang berlangsung di masa tertentu di masa lalu seperti I was sleeping at 01.00 this morning.

ketika siswa diminta membuat bentuk past tense dari kalima I eat banana, maka dengan mudah siswa mengubahnya menjadi I ate banana yesterday. begitu pula dengan kalimat I am eating banana menjadi I was eating banana. tetapi ketika siswa diminta mengisi soal seperti:

I ……….. (sleep) when You …………(come) last night.

kemungkinan siswa akan menjawab:

1. I slept when You came last night.

2. I was sleeping when you were coming last night.

3. I slept when You were coming last night.

4. I was sleeping when You came last night.

Tentunya, jawaban yang benar adalah yang no. 4. analisa secara logis adalah, antara tidur (sleep) dan come (datang) yang membutuhkan proses adalah sleep (tidur). jika dibandingkan tentunya sleep lebih memiliki durasi dari pada come. nah dengan logika demikianlah maka sleep dibuat continuous dan come dibuat past tense. jika diterjemahkan adalah ” saya sedang tidur ketika kamu datang tadi malam”

Semoga penjelasan ini tidak justru menimbulkan kebingunan. ulasan lebih detail akan digarap nanti. sekian dulu. semoga bermanfaat.

Terima Kasih.

Aliv Faizal Muhammad

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 3 so far )

Mengatasi noise pada overload Th1 (software efek gitar untuk PC) – dengan mengatur Gate controller

Posted on Mei 17, 2011. Filed under: Tak Berkategori |

Anda yang suka bermain gitar tentunya sudah tidak asing lagi dengan software efek gitar untuk PC yaitu Overload TH1. Meskipun masih banyak software efek gitar yang lain seperti Guitar Rig dan Guitar FX, menurut saya Overload TH1 jauh lebih bagus. Namun, namanya juga software gratisan ( ya… meskipun sebenarnya berbayar sih, tapi versi cracked nya kan banyak. Untuk mendapatkan software overload TH1 anda bisa googling. ) overload TH1 masih memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan ini oleh para newbie mungkin terasa menjengkelkan, yaitu:

  1. Latensi (late = lambat)

    Pertama kali menginstal dan menggunakan overload TH1 anda pasti merasa suara gitarnya sedikit terlambat. Antara saat anda memetik gitar dan suara yang dikeluarkan lewat sound out tidak bersamaan. Hal ini disebabkan oleh proses konversi data analog gelombang suara gitar menjadi data digital yang diolah di overload TH1. Dengan kata lain, memori dan processor PCnya harus mendukung karena jika tidak mensupport bisa mengakibatkan kinerja komputer melambat dan bisa bisa hang… penyebab utamanya adalah soundcard yang kurang didukung oleh Drive yang tepat.

     

    Solusinya adalah: menggunakan Drive Asio4all. Search saja lewat google. Download, lalu instal. Setelah diinstal anda bisa mengatur aturnya. Untuk mengaturnya, buka “option” Tampilan di overload TH1 akan menjadi:

     

overload TH1 1

 

Biasanya device nya adalah soundcard PC anda, biasanya adalah realtek, tergantung dari spesifikasi hardware PC anda, gantilah menjadi asio, lalu aturlah sampel rate nya dan audio buffer size nya. Sampel rate dan audio buffer harus diseimbangkan karena jika tidak seimbang akan menyebabkan soundnya tidak keluar alias bingung. Semakin kecil audio buffer sizenya, semakin rendah latensinya. Rendahnya audio buffer size juga dipengaruhi oleh soundcard bawaan pc anda.

 

  1. Noise (bunyi hiss (kemresek) )

    Ketika anda memilih efek clean, maka seolah bunyinya benar benar bersih alis tidak ada noise alias tidak kemresek. Tetapi ketika anda memilih efek distorsi seperti full metal, Guitar Hero, dan Big Stack 80, maka noisenya akan sangat terdengar. Hal ini sangatlah mengganggu. Dari beberapa artikel yang saya baca dari berbagai blog dan forum, solusinya adalah dengan membeli soundcard kusus. Tapi harganya sangatlah mahal, padahal kita kan maunya yang murah dan kalau perlu gratis.. ha ah ah.. 😀 . sayangnya, meskipun sudah membeli soundcard kusus, beberapa melaporkan ternyata masalahnya sama saja yaitu noisenya tetap ada. Maka setelah saya otak atik, ketemulah 2 solusi:

     

    Solusi 1:

    Dengan menambahkan efek noise suppression. Caranya, kabel efek nya diklik kanan lalu cari noise suppression. Warnanya biru. Silahkan atur Gate nya menjadi lebih tinggi. Ini berhasil mengatasi noisenya, namun masih ada kelemahan yaitu suara gitarnya tidak bisa panjang dan berhenti tiba tiba.

     

    Solusi 2:

    Dengan mengatur Gate pada volume controller yang ada di bagian atas jendela overload TH1:

     

     

    Masih dalam keadaan tertutup, klik lah supaya membuka menjadi:

     

     

    Setelah membuka, aturlah tombol Gate nya, silahkan tinggikan db nya, tapi jangan terlalu tinggi karena suaranya akan benar benar hilang, jadi aturlah dengan baik secukupnya.

     

  2. Ground

    Bunyi kemresek dari masalah grounding terjadi saat anda menggunakan overload TH1 bersamaan anda mengecharge laptop anda. Artinya, kabel charger terhubung ke listrik. Hal ini menyebabkan grounding. Untuk mengatasinya cukup mudah. Carilah kabel, hubungkan ujung 1 ke jack gitar, dan ujung yang lainnya ke tanah, tembok, atau boleh juga ke tubuh anda :D. Masalah selesai Problem Solved.

 

Demikian sedikit ulasan tentang noise di overload TH1. Semoga bermanfaat, happy ROcking!!!!

 

Aliv Faizal Muhammad

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 22 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...